Jumat, 02 Oktober 2015

Cara Mengarasi Mimisan

     Mimisan adalah proses keluarnya darah melalui lubang hidung, mimisan bisa terjadi pada balita, anak-anak, dan juga dewasa. Mimisan biasa terjadi pada manusia, jadi tak perlu khawatir, seandainya anda mimisan, namun jika mimisan sangat sering keluar anda perlu waspada dan memeriksakan ke dokter karena bisa jadi itu bukan mimisan biasa, melainkan penyakit yang sangat serius yang harus segera di tangani, bisa jadi itu penyakit (leukimia) dan masih banyak lagi.

Berikut ini bagaimana cara mengatasi mimisan :

  • Dudukkan penderita mimisan supaya hidung lebih tinggi dari jantung. Jangan tidur secara telentang hal ini karena aliran darah ke hidung akan bertambah deras dan pada akhirnya darah dapat tertelan ke belakang.
  • Bungkukkan badan ke depan sedikit dan beri sebuah instruksi untuk bernafas dari mulut.
  • Tekan cuping hidung selama 5 menit.
  • Berikan kompres dingin pada hidung. Hal ini untuk memperlambat aliran darah ke hidung.
  • Apabila setelah 5 menit mimisan belum berhenti juga, tekan lagi cuping hidung sekitar 10 menit.
  • Apabila lubang hidung masih tetap mengeluarkan darah ke rumah sakit terdekat.
  • Akan lebih baik lagi apabila setelah melakukan pertolongan pertama, segera konsultasikan kondsi tersebut kepada dokter.
    Itulah bagaimana cara mengatasi mimisan tersebut. Meskipun kebanyakan orang menganggap bahwa penyakit mimisan tidak terlalu berbahaya. Tetapi, perlu di sadari apabila mimisan terjadi secara terus menerus dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

       
Nah, berikut ini adalah cara menghadapi mimisan pada anak. Setiap orang tua akan merasakan kepanikan ketika di bagian tubuh anak anda mengeluarkan darah, termasuk keluarnya darah di hidung anak anda (mimisan), berikut adalah cara yang dapat dilakukan :



1.  Jangan membaringkan atau menundukan kepala bayi
Pada pertolongan pertama anak anda yang sedang mimisan, jangan membaringkan atau menundukan kepala bayi karena akan membuat mimisan semakin parah, selain itu hindari pula untuk mengangkat kepala ke atas (menengadah).
2.  Posisi yang baik adalah dengan posisi badan tegak
Anda dapat membuat posisi duduk pada anak anda dengan kepala agak sedikit maju kemudian anda dapat menggunakan jempol dan telunjuk untuk menutup lubang hidung dengan cara memijat selama 2 sampai 5 menit, bernafaslah lewat mulut.
3.  Menggunakan daun sirih
Anda dapat mengambil daun sirih yang telah dicuci bersih kemudian gulungkan seukuran lubang hidung anak anda kemudian disumpalkan pada lubang hidung selama 15-20 menit.
4.  Menggunakan es batu
Anda dapat meredakan darah yang keluar dari hidung dengan menggunakan es bayi yang dibungkus dengan lap atau kain kemudian tempelkan diantara kening dan hidung anak anda, es bantu akan membantu dalam mengecilkan pembuluh darah sehingga darah akan terhenti
Meskipun demikian, apabila cara diatas tidak dapat menghentikan darah dan darah anak anda mengalami kesulitan bernafas, terjadinya pendarahan di telinga dan gusi dan juga adanya benda asing di dalam hidung sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang akurat dilihat dari penyebab mimisan pada anak anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar